Studi Kasus Online Gambling

Polri Bongkar Judi Online




JAKARTA - Tim Cyber Crime Mabes Polri berhasil meringkus empat operator agen judi online yang diklaim terbesar di dunia.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri, Brigjen Pol. Boy Rafli Amar menerangkan tim Cyber Crime (kejahatan dunia maya) berhasil membongkar agen judi online yang menggunakan nama nagaemas.com dan jakarta.com.

"Jadi pada September 2012 dilakukan semacam investigasi online oleh Tim Cyber Crime Polri, kemudian telah melakukan penangkapan terhadap mereka yang diduga sebagai operator dan pemilik web site tersebut," ungkap Boy dalam keterangan persnya, di Gedung Humas Polri, Jakarta, Kamis (11/10/2012).

Jenderal Polisi bintang satu tersebut, menambahkan, jenis judi online yang diselenggarakan keempat tersangka Permainan judi poker online. "Setelah dilakukan penelusuran ternyata lokasi mereka berada di wilayah Bogor. Baru dilakukan penangkapan pada 5 Oktober lalu. “Jadi minggu lalu ditangkap di Bogor," simpulnya.

Boy menyatakan, pihaknya masih mengejar dua DPO yang belum ditangkap. Inisialnya JN dan HL.

Sementara itu, untuk barang bukti yang berhasil disita, yakni beberapa buku dari aktivitas pencatatan kegiatan perjudian online, kartu ATM, atau tempat transaksi mereka melaui bank dan ada juga alat-alat pembayaran elektronik.

sumber: okezone

Analisa
Menurut analisa penulis tentang kasus di atas termasuk dalam klasifikasi online poker.

Pendapat

Pendapat penulis tentang kasus di atas adalah polisi tidak seharusnya bekerja sendiri dalam menangani kasus semacam ini, laporan dari masyarakat tentang situs judi online dapat di
jadikan acuan untuk membongkar bandar bandar judi lainnya yang ada di indonesia.

Saran
Saran dari penulis adalah ada baiknya tim dari kepolisisan tidak hanya menindak bandar judinya saja, tetapi juga menindak para member judi online tersebut dengan acuan data transaksi yang di peroleh dari penggerebekan.

1 komentar :

Azhie desrosier mengatakan...

Wah,bahaya itu om...

Poskan Komentar

Berkomentarlah yang baik.